Minggu, 01 September 2013

sarjana sosial dan sekitar


menyandang gelar sarjana sosial di belakang nama adalah sebuah berkah dari YME. bersyukur dan berterima kasihlah berkat rahmatNya kita mampu melewati satu tahap dalam dunia pendidikan.
di satu sisi, kita mengemban beban yang sungguh berat. hal tersebut terjadi apabila kita tak hanya menatap lurus ke depan, tetapi juga meluangkan waktu untuk menengok kepada sekitar kita. bahwa lingkungan terdekat kita adalah arena yang membutuhkan perubahan melalui ilmu-ilmu yang kita dapatkan. bercita-citalah setinggi mungkin agar kelak mampu menghadirkan perubahan kepada sekitar menjadi lebih baik.
di sela halal bi halal siang tadi, pak camat bercerita bahwa kecamatan tempel adalah kecamatan termiskin kedua se-kabupaten sleman setelah kecamatan cangkringan. nurani di dalam hati pun terketuk kencang, setinggi apapun cita-cita kelak, kita harus mampu kembali untuk menyuburkan lingkungan yang telah membiarkan kita hidup nyaman dan tentram dengan segala isinya. bismillahirahmanirrahiim, semoga Allah SWT selalu merahmati segala niat mulia. luruskan hati, tetapkan niat. Insya Allah...

2 komentar:

  1. Congratulations Iyuuss :D
    yaak bener tuh. Majukan daerah sendiri dulu baru majuin daerah lain hehe. Semangaaatt

    BalasHapus
  2. cicuuuuuud, thank you very very much. let's counting our dreams, put it into our prayer... semangat!!! :D

    BalasHapus